Polisi Pastikan KV Jadi Otak Pembunuhan Ayah dan Anak di Sukabumi

0
62
Kasus pembunuhan ayah dan anak terlengkap di www.kumparan.com
Kasus pembunuhan ayah dan anak terlengkap di www.kumparan.com

Hubungan antara AK dan KV, tersangka pembunuhan ayah dan anak, yang sempat menjadi pertanyaan kepolisian sudah terungkap. Kedua tersangka dalam kasus pembakaran dua jasad di dalam mobil di Kampung Cidahu, Kabupaten Sukabumi memang ibu dan anak.

Sebelumnya, hubungan antara keduanya sempat diragukan karena terpaut usia 10 tahun. AK berusia 35 tahun, sedangkan KV berusia 25 tahun. Ternyata, ada kesalahan pencatatan data dari dokumen pribadi AK.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi mengatakan, AK lahir pada tahun 1974, atau saat ini berusia 45 tahun. KV adalah merupakan anak kandung hasil dari pernikahan pertamanya.

“Ya hubungan AK dan KV adalah keluarga, ibu-anak. Ternyata umur tersangka itu 45 tahun, dia kelahiran 1974. Ada kesalahan pas pendataan (di dokumen pribadi AK),” kata Nasriadi saat dihubungi, Rabu (28/8).

Seperti diketahui, AK dan KV merupakan tersangka dalam kasus penemuan dua jenazah yang terbakar di dalam mobil di Kampung Cidahu, Kabupaten Sukabumi terbongkar. Korban adalah Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan M. Adi Pradana alias Dana (23).

AK adalah istri kedua dari Edi, sedangkan Dana adalah anak tiri tersangka. AK dan KV diduga melakukan pembunuhan karena didasari masalah utang piutang.

“AK dan korban sudah menikah sekira 9 tahun, dan dikaruniai seorang anak yang berusia empat tahun,” kata Nasriadi.

Sebelumnya, polisi mendalami pengakuan Aulia bahwa KV merupakan anaknya. Penyelidikan itu dilakukan setelah polisi menilai pengakuan Aulia janggal karena usia keduanya hanya terpaut 10 tahun.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi bahkan sebelumnya menyebut KV alias Kevin bukan anak Aulia. Melainkan adik tirinya. “Adik tiri dari Aulia. Dari awal nikah, dibawa tinggal di rumah korban (Edi Chandra),” katanya.

Kevin sempat tinggal di rumah suami Aulia yakni Edi Chandra. Dalam perjalanan waktu, Kevin tidak cocok dengan Edi Chandra. Dia merasa sakit hati. “Dalam perjalanan tidak cocok dengan korban. Sakit hati merasa terusir.”

Setelah keluar dari rumah Edi Chandra, Kevin tinggal di apartemen yang ada di kawasan Kalibata. Di tempat inilah rencana untuk melakukan pembunuhan dilakukan.

Berita TerkiniJokowiPolriPolda Metro JayaTNIKebakaranKecelakaan Lalu LintasPembunuhanPemerkosaanPerampokanPenganiayaanBegalPelecehan SeksualKekerasan AnakGempaGanjil GenapAnies BaswedanJakartaTolPilkada Serentak 2020Ridwan KamilEdy RahmayadiGanjar PranowoKhofifah Indar ParawansaGempa BumiWisataPilkadaPilwakotPilkada 2020Pilpres 2024Kabinet Jokowi Jilid IIMunas GolkarAmandemen UUD 1945Pemilu AS 2020BrexitKPKOTT KPKAntam NovambarSetya NovantoCPNSPertaminaDolar ASRupiahLowongan KerjaHarga EmasSusi PudjiastutiSEA Games 2019Liga InggrisLiga ItaliaLiga EuropaLiga ChampionsPSSICristiano RonaldoMohamed SalahLiga 1Timnas IndonesiaMotoGPValentino RossiMarc MarquezPersib Bandung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here