Dukungan PBB ke Jokowi Kuatkan Elektabilitas Prabowo Subianto

0
54
prabowo subianto
prabowo subianto terlengkap hanya di kumparan.com

Prabowo Subianto terkini. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tak mempermasalahkan sikap Partai Bulan Bintang (PBB) yang mendukung Jokowi-Ma’ruf. BPN malah optimis dukung PBB ke Jokowi-Ma’ruf makin meningkatkan elektabilitas Prabowo Subianto – Sandi. Apa sebabnya?

“Kami yakin dukungan DPP PBB kepada Jokowi – Maruf Amin justru membuat Prabowo Sandi semakin menguat dalam konteks elektabilitas. Ada dua alasan saya,” kata Juru bicara Direktorat Advokasi BPN Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Habiburokhman kepada wartawan, Senin (28/1/2019).

“Yang pertama, diumumkannya dukungan resmi DPP PBB kepada mereka didahului kejadian kurang menyenangkan yaitu pembatalan pembebasan Ustad Abu Bakar Baasyir dimana sebelumnya sudah diumumkan oleh YIM (Yusril Ihza Mahendra) yang juga Ketua Umum PBB,” imbuhnya.

Menurut Habiburokhman, kasus tersebut dinilai bisa mengerus dukungan kaum profesional di tim Jokowi. Sebab, kasus pembatalan pembebasan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir bisa memberi kesan bahwa Yusril terlihat amariran ketika masuk di tim Jokowi.

“Bisa timbul kesan bahwa YIM yang selama ini seorang profesional justru dituduh menjadi amatir ketika bergabung dengan kubu 01,” sebutnya.

Habiburokman mengaku mendapatkan informasi sejumlah kader PBB galau karena sikap DPP yang memberikan dukungan ke Jokowi-Ma’ruf. Menurutnya, PBB akan susah mendapatkan dukungan karena capres yang diusung bukan hasil dari Ijtima Ulama II.

“Mereka akan susah menjual PBB kepada pemilih karena Presidennya bukan hasil Ijtima Ulama II. Bahkan di dapil saya di Jakarta Timur ada seorang caleg yang mengatakan tidak akan berkampanye dan pendukungnya mungkin akan beralih ke saya,” ujarnya.

Meski demikian, ia tetap menghormati pilihan politik PBB itu. Ia juga berharap Pemilu 2019 berjalan dengan gembira.

“Kita tetap menghormati pilihan politik DPP PBB, yang terpenting kita bisa menjalani proses Pemilu ini dengan gembira tanpa adanya saling cerca,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menegaskan keputusan politik partai mendukung Jokowi-Ma’ruf bukan sikap pribadi. Keputusan berdasarkan hasil Rapat Pleno DPP PBB.

“Keputusan memberikan dukungan politik kepada Jokowi-Ma’ruf Amin bukanlah keputusan pribadi Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, tetapi keputusan mayoritas Rapat Pleno DPP PBB tanggal 19 Januari 2019,” kata Yusril.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk dapatkan berita terkini dan terlengkap seputar news, bola/sports.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here