Persija Salahkan Jadwal Padat Atas Kekalahan Lawan Persib

0
21
Di laga El Classico Indonesia, Persija menelan kekalahan pada pekan ke-25 Liga 1 2019, Senin (28/10/2019) sore WITA. Berhadapan dengan Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Persija keok dengan skor 0-2. 
Persija beralasan karena jadwal mereka padat atas kekalahan tersebut. Alasan ‘Macan Kemayoran’ tentu bukan asal ucap, pasalnya tim asal Jakarta ini terakhir kali bermain pada 24 Oktober lalu menghadapi PSS Sleman. Berbeda dengan Persib yang punya waktu sehari lebih banyak untuk istirahat.
“Hari kami kalah dalam pertarungan, bermain di sini sangatlah sulit karena kami baru saja menyelesaikan pertandingan menghadapi PSS di Sleman dan pemain kelelahan. Tentu karena kami bermain delapan kali dalam empat minggu,” ujar Tavares seusai laga.
Kelelahan dianggap yang membuat pemain-pemain Persija sulit mengembangkan permainan. Tim beralias ‘Macan Kemayoran’ itu kelilmpungan saat pertandingan. Pada babak pertama, tak ada satu peluang bersih yang dihasilkan Andritany Ardhiyasa dan kolega. Persija juga terus tertekan oleh serangan-serangan yang dibuat Persib.
Pada babak kedua, Persija lebih proaktif dalam mengembangkan permainan. Namun, strategi itu menjadi bumerang untuk ‘Macan Kemayoran’. Mereka malah memberikan celah untuk pemain-pemain Persib.
Gawang mereka bobol dua kali melalui Frets Butuan dan Ezechiel N’Douasel. Malah, Persija hampir kebobolan gol ketiga andai sepakan penalti Ezechiel tak melambung dari gawang Andritany.
“Pada babak pertama agak sedikit rumit karena kami masih mencoba mengatasi masalah fisik. Pada babak kedua kami coba bermain, ketika kami coba untuk menyerang kami kecolongan dua gol melalui sisi kanan kami,” ujar Tavares.
“Ini tidak mudah, Persija memulai musim dengan cara yang buruk jadi pemain-pemain tidak berada di level yang baik,” tambahnya.
Kekalahan dari Persib memang tak mengubah posisi Persija di papan klasemen. Saat ini, tim kebanggaan Jakmania itu duduk di posisi 14 dengan torehan 24 angka.
Anak-anak asuh Edson Tavares itu hanya berselisih satu angka dari Semen Padang yang berada di zona degradasi.
“Kami harus bersiap untuk menyelamatkan Persija di musim ini. Kami punya 11 pertandingan ke depan dan saya percaya diri kami bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here